Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label pasangan

Belajar Melihat Kebaikan Suami (2)

Sejak membiasakan diri menulis jurnal syukur dan melakukan terapi luka batin secara rutin, alhamdulilah Allah memudahkan lisanku untuk senantiasa mengucap syukur. Setiap hari, setiap pekan, setiap bulan, ada saja rezeki yang datang menghampiriku. Tidak hanya berupa materi, rezeki yang kuterima juga berupa hubunganku yang semakin harmonis bersama orang-orang terdekat, khususnya suami. Pagi ini, bukan hari Sabtu biasa. Aku dan Bang Yuki (suami) sudah menjadwalkan kegiatan untuk perawatan diri bersama, yaitu melakukan facial. Perawatan facial ini sebenarnya tak lazim ya dilakukan oleh para laki-laki di keluargaku. Pertama kalinya aku tahu ada laki-laki yang mau merawat wajah ke salon selain artis atau para metroseksual lainnya, ya, sama suamiku ini. Meskipun tidak termasuk ke dalam dua golongan tadi, Bang Yuki yang macho dan berwajah sangar ini sangat peduli dengan penampilan. Dulu, di awal masa menikah, beberapa kali memang kami pergi untuk facial bersama. Kebetulan di dekat rumah memang...

Belajar Melihat Kebaikan Suami

Pernah gak kamu meminta sesuatu ke Allah, tetapi setelah mendapatkannya, kamu malah tidak bersyukur? Sebagai seseorang yang indecisive alias sulit mengambil keputusan, saya dulu berdoa semoga dijodohkan sama lelaki yang tahu apa yang dia mau dan bisa menyampaikan dengan tegas apa yang dia mau dan tidak mau saya perbuat. Ya, semacam tipe pengendali gitu, deh. Macho banget pasti yang begini 🤭 Ternyata Allah berkehendak sama. Ia jodohkan aku dengan si Abang yang tiap sebentar akan kirim pesan ... "Sudah sarapan apa tadi?", "Sofie dah mandi?", "nanti tolong lihat jemuran, ya", "makan siang apa, Beb?", atau "hari mau hujan nih, ambil jemurannya, ya", dan "jemuran udah diambil?" Kelihatannya si Abang lebih sayang sama jemuran ya, daripada istrinya? Hueee .... Kalau lagi capek dan turun iman, pesan-pesan begini bisa bikin aku sebal dan protes. Namun, ada kalanya ingatan tentang permintaanku dalam doa di masa lalu itu terlintas di ke...